Menghemat Internet dengan Traffic Compressor


Apakah anda termasuk pengguna internet yang mengandalkan koneksi dial up dengan pulsa ponsel?
Jika iya, mungkin anda akan mengalami keluhan seperti loading/transfer data yang lumayan lambat. Apalagi jika website yang anda buka penuh dengan gambar, animasi, sound dan yang lain. Dengan demikian jika anda pakai system tarif volume based tentu pulsa anda akan cepat habis. Dan jika anda pakai system time base anda mungkin akan banyak menghabiskan waktu karena loading yang lambat. Cara biasa yang di lakukan adalah dengan menonaktifkan fasilitas gambar dan soundnya. Cara ini lumayan mudah untuk mengatasi agar loading website yang anda buka jadi cepat. Konsekuensinya, anda akan jadi kurang nyaman dengan tampilan tersebut.
Kali ini, saya coba postingkan bagaimana cara menghemat internet dengan bantuan software bernama Traffic Compressor. Jika anda menggunakan layanan internet dengan system tarif volume based, salah satu cara agar tetap hemat adalah dengan kompresi.
Kompresi bertujuan untuk memperkecil besaran data yang didownload. Proses kompresi ini dilakukan di komputer server. Jadi file yang didownload tidak langsung dikirim ke PC kita.
Untuk mencoba menggunakan software Traffic Compressor, silahkan ikuti petunjuk dibawah ini :

– Download dan instal Traffic Compressor dengan mengunjungi website http://www.tcompressor.com.

– Daftarkan diri anda di situs tersebut untuk mendapatkan username dan password. Password akan dikirim melalui email beberapa saat setelah anda registrasi. Jadi, pastikan email anda valid. Jika belum punya alamat email silahkan buat.

– Kemudian jalankan softwarenya. Di jendela awal anda akan diminta mengisi password dan username. Isi dengan benar seperti yang dikirimkan lewat email tadi.
Jika Traffic Compressor sudah aktif, masuk menu preferences untuk melakukan seting misalnya file apa saja yang akan dikompresi, port server yang digunakan.

Memang, tidak semua file bisa dikompresi seperti :
1. Traffic lewat beberapa protocols seperti FTP, HTTPS, SMTP dan UDP.
2. IRC yang menggunakan port selain 6667-6670.
3. Web : gamcr, animasi flash, ActiveX, java applets, zip, mp3, exe, dan file kompresi lain yang sudah dikompres terlebih dahulu dengan gzip.
4. Online games traffic yang tidak menggunakan standart ports.
5. Streaming video dan audio traffic.
6. File dan voice traffic yang ditransfer melalui IM.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: